Permainan Tradisional yang Hampir Punah
SEPAKBOLA
API
Permainan
sepakbola sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat dunia. Sepakbola sudah
menjadi permainan yang paling populer di seluruh dunia. Tidak hanya orang
dewasa, anak kecil, perempuan, orang tua juga banyak yang menyukai permainan
ini. Permainan sepak bola sudah ada sejak 3000 tahun yang silam di berbagai
pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda. Di Eropa sepakbola sudah menjadi
hal yang wajib dimainkan jika seseorang memiliki waktu luang. Bisa dikatakan
bahwa sepakbola sudah menjadi kebudayaan di Eropa, di negara yang menemukan
permainan ini yaitu Inggris.
Tidak
kalah dengan Inggris. Indonesia juga memiki budaya sepakbola yang unik yakni bermain
sepakbola dengan menggunakan media bola api. Bola yang biasa digunakan dengan
menggukan bahan karet menjadi event olahraga yang digandrungi oleh hampir semua
orang dimuka bumi ini. Sepak bola dunia yang berada pada naungan FIFA memilki
aturan tersendiri layaknya pemerintahan seperti negara bahkan PBB. Sedangkan di
Indonesia memiliki kebudayaan sepakbolanya sendiri yaitu bermain sepakbola
menggunkan bola yang terbuat dari batok kelapa yang kemudian dibakar sehingga
mengeluarkan api, ini bukan mitos tetapi kenyataan di negara kita dan menjadi sebuah
kebudaya.
Adapun
Bola api tersebut terbuat dari bahan Buah kelapa kering dan tua yang direndam
sebelumnya dengan minyak tanah hingga minyak tanah meresap sampai ke pori-pori
serat kelapa tersebut kemudian dibakar dengan korek api. tekhnis permainan sama
seperti layaknya bermain bola pada umumnya, yang melakukan ini diperlukan
keahlian khusus. Di Bali permaianan sepakbola apa ini sering dimainkan pada
hari raya pengerupukan, setelah selesai mengarak ogoh-ogoh. Akan tetapi
sekarang sudah jarang masyarakat Bali memainkan permainan ini
Namun,
sekarang sepakbola api ini sudah hampir punah karena tidak ada lagi orang yang
mau memainkan permainan ini. Di zaman modern seperti sekarang ini orang-orang
lebih memilih hal yang praktis dalam melakukan apapun, mereka tidak mau ribet. Bahkan
dalam bermain sepakbolapun seperti itu. Mereka lebih memilih membeli bola yang
sudah jadi dibandingkan harus mncari batok kelapa kemudian merendamnya inilah yang menyebabkan permainan ini hampir punah. Padahal
sepakbola api merupakan kebudayaan unik yang dimiliki oleh Indonesia, hebatnya
orang-orang dalam memainkan bola api selama 60 menit tidak mengalami luka bakar
sedikitpun.

Komentar
Posting Komentar