Permainan Tradisional yang Hampir Punah
Gasing
![]() | |||
| Gambar 1. Mainan Gasing Tradisional |
Gasing
merupakan permainan tradisional yang cukup populer di kalangan anak-anak tahun
90-an. Gasing sebenarnya adalah nama alat atau mainan yang digunakan untuk
permainan ini. Yaitu sebuah benda yang bisa berputar pada poros dan memiliki
satu titik keseimbangan. Untuk bisa berputar, mainan gasing diputar cepat
terlebih dahulu dengan bantuan tali khusus.
Mainan
gasing terbuat dari kayu keras. Biasanya kayu yang dipilih untuk membuat gasing
adalah kayu kemuning, merbau, rambai, dan durian. Potongan kayu ini kemudian
dikikis dan dibentuk sehingga membentuk seperti gasing. Agar bisa diputar,
gasing membutuhkan bantuan tali untuk memutar dengan cepat. Tali gasing dipilih
tali yang kuat dan tidak mudah putus. Ukuran tali gasing bervariasi, tergantung
ukuran tangan pemakainya. Biasanya panjang tali yang digunakan adalah 1 meter.
![]() |
| Gambar 2. Bayblade |
Gasing
sudah tidak asing di kalangan anak-anak tahun 90-an , gasing biasanya terbuat
dari kayu keras, akan tetapi di Bali anak-anak
tahun 90-an membuat gasing menggunakan uang bolong yang kemudian dimasukan
sebuah tutup pulpen. Gasing ini populer
pada tahun 1998 sampai tahun 2009, setalah itu gasing ini mulai ditinggalkan
karena adanya bayblade yang terbuat dari plastik , bayblade menjadi idaman oleh
anak-anak jaman sekarang karena lebih praktis dan mudah dibeli di toko-toko
mainan. Anak-anak jaman sekrang lebih memilih membeli babyblade daripada
membuat mainan taradisional gasing karena tampilannya lebih keren, mudah
dimainkan, lebih praktis dan lebih mudah membeli bayblade daripada membuat
gasing dari kayu maupun tutup pulpen, alasan itu yang membuat gasing mulai tergeser oleh jaman dan
hampir punah.
Sumber Refrensi : http://www.permainan-tradisional.com/2014/11/gasing-permainan-tradisional- melayu.html
Gambar : https://chemember.files.wordpress.com/2013/11/gasing1.jpg
https://i.ytimg.com/vi/drcYgKVMxIA/maxresdefault.jpg


Komentar
Posting Komentar